PGRI BONDOWOSO

TIDAK MARI-MARI

Dien Subari Nurhadini,
Pengawas TK PAud Kecamatan Pakem
========================================================
Kok belum diantar?”
“Astagfirullah hal azim..Maaf mbak lupa.”
“Bagaimana sih, penyakit lupamu itu kok tidak mari-mari!”
“Maaf mbak sely yang cantik dan tidak sombong,”
“Huh ngak mempan lok sekarang!”
Tutup telepon dia. Ya ampun padahal lho aku sudah minta maaf, dan ternyata maafku tidak bisa meredam emosi mbak sely.
Aku sudah menghancurkan harapannya?. Ah enggaklah itu hanya lupa janji yang tidak kutepati. Janjiku sama Mbak Sely aku akan mengembalikan dress yang aku pinjam yang kupakai untuk kondangan.
Aku bukannya melupakan janjiku pada Mbak Sely, dress itu sudah aku lipat rapi, kubungkus koran dan siap diantar sekalian aku ke pasar.
Tapi drama yang diciptakan Rendy kecilku ketika mau berangkat membuat aku melupakan bungkusan yang siap kubawa.
“Mau baju batman.. .”
“Sayang ..bajunya masih basah,”
“Enggak mau, mau baju batman,”
“Begini saja, kita beli baju batman baru warna kuning, bagaimana?”
Rona wajah tangis itu langsung bersinar terang lalu senyuman manis. Dasar anak-anak tidak sampai 5 detik sudah ganti rupa. Itu kata tertepat yang mempan untuknya karena aku sudah hampir 15 menit membujuknya.
Lantas dimana salahku karena sibuk dengan Rendy dan lupa mengembalikan dress yang kupinjam dari Mbak Sely. Tar nanti mau aku jelaskan lagi kalau dia sudah reda marahnya.
Mbak Sely maaf ya..Doaku.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *