PGRI BONDOWOSO

Lupa Kontak

 

Saya Nurhardini,

Pengawas Tk Kec.Pakem.

                   Lupa Kontak

Kustater sepeda bututku dengan hati-hati. Kemarin aku stater agak keras tidak hidup-hidup. Dan hasilnya langsung greng. Ternyata bukan hanya orang saja yang butuh kelembutan, sepeda juga. Kupacu dengan hati-hati, mau ke rumah teman pinjam uang, semoga orangnya ada.

Kunikmati perjalanan kanan kiri yang hijau dan segar karena sedang melewati sawah dan ladang yang terhampar. Tidak jauh sih rumah temanku ini hanya sekitar 15 menit perjalanan hanya agak di desa. Akhirnya sampai juga. Alhamdulillah

Sepertinya temanku ada pintu rumah terbuka.

“Assalamualaikum.”

“Waalaikum salam.”

“Cari siapa pak.”

“Bapak sudari ada.”

Belum dijawab dia sudah menampakkan wajahnya, dan tertawa lebar disertai pelukan hangat.

“Wah tumben kemari Har.”

“Baca pesanku kagak.”

“Oo..itu, sudah kubaca. Masuklah.” jawabnya santai.

Akhirnya ngobrol santai mewarnai percakapan kami sore ini. Hidangan gorengan yang tersaji menambah hangatnya obrolan kami sore ini.

“Nih aku punya karena selesai panen tapi 1 minggu ke depan mulai tanam lagi.” ujarnya.

” Makasih Dar.. aku kepepet karena batas waktu anakku bayar SPP.”

“Ok tak masalah.”

“Terima kasih.” jawabku, terharu.

Kurogoh saku baju, celana kok tidak ada. Kemana tuh kontak.

“Cari apa bro.” tegurnya melihatku seperti bingung mencari sesuatu.

“Kontak.”

“Ditanganmu itu apa.”

Ya Allah ternyata kontak dipegang Kok bisa lupa.

” Masih muda bro jangan pikun.” celutuk Dari.

Dan tawa renyah kami akhiri dengan pelukan hangat.Memang keterlaluan lupaku.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *