PGRI BONDOWOSO

TATA CARA WUDHU’ YANG BENAR

OLEH : GHURROTUS TSANIYAH
SDN GRUJUGAN 3
TATA CARA WUDHU YANG WAJIB DIKETAHUI
        Saya meyakini bahwa kita semua pasti tahu bahwa Sebelum melaksanakan sholat kita harus memiliki wudhu . karena jika tidak memiliki wudhu maka sholat kita tidak sah. Tapi apakah kita tahu bagaimana dengan wudhu yang dilaksanakan oleh putra putri kita. Apakah sudah benar wudhu nya ? Apakah putra putri kita tahu fardhunya wudhu ? Apakah mereka tahu apa saja yang membatalkan wudhu ? Apakah mereka tahu sunah sunah wudhu ? Yuk, kita bahas satu persatu mengenai wudhu Fardhu wudhu ada enam :
1. Niat
Niat itu dilaksanakan bersamaan dengan gerakan membasuh muka. Jadi tidak boleh mendahului. Artinya membaca niat terlebih dahulu baru membasuh muka. Yang benar ketika kita membasuh muka, air disiramkan ke wajah bersamaan dengan membaca niat wudhu. Niat itu letaknya di hati diucapkan dengan lisan dan dilaksanakan dengan gerakan.
Adapun niat wudhu

نويت الوضوء لرفع الحدث الاصغر فرضا لله تعال

Artinya : Saya niat wudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardhu karena Allah taala.

2. Membasuh muka.
Batasan batasan membasuh muka adalah dari tumbuhnya rambut di jidat sampai bawah
dagu. Dari telinga kanan sampai telinga kiri. Bulu mata, alis dan kumis wajib di basuh sampai tembus ke kulit. Bagaimana dengan janggut atau jambang ? tidak wajib karena diluar batas wajah. Namun ada sebagian ulama berpendapat wajib membasuh bagian luarnya saja.
3. Membasuh tangan sampai siku.
Membasuh tangan wajib meratakan seluruh rambut dan kulit. Ketika memiliki kuku panjang dan kotor sehingga menghalangi air masuk kekulit maka wudhunya tidak sah. Basuhan harus diatas siku. hal ini dimaksudkan agar ketika membasuh tangan sampai siku maka akan sempurna pembasuhannya. Tangan yang tidak memiliki siku. Pembasuhannya tidak diwajibkan. Disunnahkan di sisa tangan itu saja. Tangan yang ada sebagian tetapi memiliki siku. Sisa bagian tangan sampai siku wajib dibasuh.
4. Mengusap sebagian kepala.
Mengusap sebagian kepala disini bukan seluruh kepala tetapi sebagian dari kepala. Apabila
seseorang meletakkan tangan di bagian depan kepalanya itu sudah termasuk dari mengusap sebagian dari kepala.
5. Membasuh kaki sampai mata kaki.
Mata kaki itu adalah tulang yang menonjol di pergelangan kaki. Membasuh kaki sebaiknya diatas mata kaki. Agar sempurna pembasuhan kaki. Wajib membasuh kaki dengan membasahi kulit dan bulu bulu kaki. Jika di daerah kaki ada hal – hal yang menghalangi maka harus dibuang dahulu. Agar tidak menghalangi masuknya air ke kulit. misal plester, darah , dll.
6. Tertib.
Tertib maksudnya yang dahulu di dahulukan dalam urutan wudhu. Jadi tidak diperbolehkan
jika membasuh kaki dahulu kemudian niat. Dalam berwudhu harus berurutan dalam tata cara wudhu.
Yang membatalkan wudhu
1. Keluar sesuatu dari dua jalan.
Dua jalan disini yaitu kemaluan dan anus. Misal : Buang angin, Kencing
2. Hilangnya akal.
Hilang akal disini seperti mabuk, pingsan , gila, tidur, dll . bagi yang tidur dengan keaadaan duduk namun tidak berpindah tempat artinya tidak bergeser geser tempat duduknya maka tidak membatalkan wudhu.
3. Menyentuh kemaluan menggunakan telapak tangan.
Apabila menyentuh kemaluan menggunakan punggung tangan maka tidak batal wudhunya. Telapak tangan itu apabila kita menyatukan tangan kiri dan tangan kanan maka bagian yang tidak terlihat itulah yang di maksud telapak tangan.
4. Bersentuhan kulit laki laki dan perempuan yang bukan mahramnya.
Mahram adalah wanita – wanita yang haram dinikahi.
Sunnah – sunnah wudhu
1. Membaca basmalah
Apabila seseorang lupa membaca basmalah di permulaan wudhu maka boleh membaca
basmalah ketika seorang tersebut ingat. Misal ketika membasuh kaki sampai mata kaki ter
ingat tidak membaca basmalah maka segeralah membaca basmalah.
2. Membasuh kedua tangan
Membasuh kedua tangan sebelum melakukan membasuh muka sebanyak tiga kali basuhan.
3. Berkumur dan menghirup air ke hidung
Dengan cara memasukkan air ke mulut dan ke hidung. Di masukkan saja air ke hidung dan mulut. Bisa di masukkan lalu di gerakkan. Sebanyak tiga kali.
4. Mengusap kepala
Dua ibu jari diletakkan dipelipis. Dua jari telunjuk dirapatkan. Dimulai dari depan kepala
ditarik ke belakang sampai tengkuk. Kemudian dikembalikan lagi ke depan. Tempat mulai
mengusap.
5. Mengusap telinga luar dan dalam.
Dua telapak tangan di basahi air. Dua jari telunjuk di masukkan kedalam lubang telinga.
Putarkan pada lipatan – lipatan telinga.Dua Ibu jari menggosok gosok daun telinga sebelah luar.
6. Mengusap air pada rambut yang tebal, jenggot, cambang.
Menyela nyela janggut/rambut yang tebal dari arah bawah ke atas.
7. Menyela – nyela jari kedua tangan dan kaki
Sela sela kedua tangan dengan cara menyilangkan antara sesama jari – jari. Sela – sela dua jari kaki denga cara memasukkan jari kelingking tangan kiri ke sela sela jari kaki.
8. Mendahulukan anggota yang kanan dari anggota yang kiri.
Mendahulukan anggota yang kanan dari anggota badan yang kiri. Sedangkan telinga dan pipi di basuh secara bersamaan.
9. Bersuci tiga kali.
Setiap melaksanakan membasuh atau mengusap sebanyak tiga kali basuhan.
10. Membaca do’a selesai berwudhu
Sumber : Terjemah fathul qorib
Terjemah Irsyadul ‘Ibad
Terjemah Kifayatul Akhyar
Alamat Blog Https://ghurrotust.blogspot.com

4 komentar untuk “TATA CARA WUDHU’ YANG BENAR”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *