PGRI BONDOWOSO

AKANKAH GURU TERDEGRADASI!

Akankah Guru Terdegradasi

oleh : Kurdi, S.Pd.SD

Guru Pinggiran

        “Jika anda menjadi guru hanya sekedar mentransfer pengetahuan, maka ada saatnya anda tidak akan dibutuhkan lagi. Karena nyatanya google lebih cerdas dan lebih tahu banyak hal daripada anda! Namun, jika anda menjadi guru yang juga mentransfer adab, akhlak, ketaqwaan dan keikhlasan anda akan selalu dibutuhkan. Karena google tak memiliki itu semua!”

Kala membaca pernyataan diatas mungkin kita akan mengelus dada dan berfikir akan keterbatasan kita, tetapi jangan kwatir sosok guru tetap memiliki derajat yang tinggi dan tugas yang mulya.

          Mungkin selamanya mbah google tidak akan dapat menggantikan peran guru secara penuh. guru-guru yang hebat akan terus menjadi sumber inspirasi bagi para siswanya. Peran guru dan tugas utama seorang guru bukanlah menyampaikan bahan ajar atau mentransfer pengetahuan dari benaknya ke benak siswa saja akan tetapi bagaimana membuat para siswa belajar. membantu orang-orang muda agar mereka tahu dimana pengetahuan bisa didapatkan; mengetahui langkah selanjutnya setelah menemukan pengetahuan itu; membedakan pengetahuan yang ‘baik’ dan yang ‘buruk’; mengetahui bagaimana menggunakan, menerapkan dan menggabungkan pengetahuan; memikirkan dan melakukan cara-cara kreatif untuk menangani pengetahuan; menambahkan pengetahuan; mengetahui bagian pengetahuan yang akan digunakan dan cara penggunannya pada situasi tertentu; dan mengetahui cara mengingat unsur-unsur utama suatu pengetahuan.

           Persoalan inilah yang menjadi inti di era sekarang yang disebut Revolusi Industri 4.0 dan Era Disrupsi Inovasi, bagaimana kemampuan untuk menggantikan semua pekerjaan yang sifatnya mekanis dan berulang-ulang dikerjakan oleh tenaga manusia digantikan oleh Robot yang akan berperan melakukan itu semua, sehingga menyebabkan peran manusia terkikis habis. Dan kalaupun masih dibutuhkan tenaga manusia, jumlahnya sangat minim, sesungguhnya ini merupakan kenyataan konkrit yang dihadapi oleh manusia di era sekarang, yaitu era disrupsi.

          Jadi, jika seorang guru melakukan tugasnya hanya untuk memindahkan ilmu dan pengetahuan, dari buku ke benak siswa, atau dari sumber lain kepada siswa, maka tugas itu sudah bisa dipastikan diganti oleh mbah google yang lebih  cepat, efisien, akurat dan maksimal hasilnya.

        Bapak presiden pernah berkata, dunia sedang berubah sangat cepat. Digitalisasi pendidikan telah membawa perubahan besar di dunia pendidikan. Ruang kelas, menurutnya, bukan satu-satunya tempat belajar. Dunia virtual adalah kampus.

“Sekarang ini juga kita bicara apa adanya, Google juga sudah menjadi perpustakaan kita. Wikipedia juga menjadi ensiklopedia kita. Kindle, buku elektronik, juga menjadi buku pelajaran kita. Inilah yang harus kita waspadai dan masih banyak media digital lainnya,”

Oleh sebab itu, peran guru harus lebih dari mengajar, tetapi juga mengelola belajar siswa. Guru dituntut lebih fleksibel, kreatif, menarik, dan lebih menyenangkan bagi siswa.

          Semoga martabat guru tak terkikis oleh zaman dan akan terus mengobarkan nilai-nilai etika, mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan cita-cita para pendahulu terus berjuang sampai menutup mata.

 

 

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *