PGRI BONDOWOSO

KISAH INSPIRATIF DAHSATNYA KEKUATAN DOA

KISAH INSPIRATIF
DAHSATNYA KEKUATAN DOA
Oleh : Dra.Hj.Enyatik
( Kepala UPTD SPF SDN Cangkring Prajekan )

Kehidupan kita di dunia ini tidaklah berjalan sendiri tetapi ada yang mengatur, suka duka silih berganti dalam menjalani hidup ini. Menangis dantertawa akan dimiliki kita sebagai manusia.Setiap manusia tidak ada yang sama dalam menjalani kehidupan didunia ini .Pengalaman hidup bisa dibuatnya sebagai pelajaran,cambuk,ujian ,tegoran atau yang lainnya itu tergantung dari kita dalam menghadapi kehidupan ini. Kami ingin berbagi pengalaman kepada teman- teman semua.

Saya adalah seorang guru yg diangkat mulai tahun 1987 di SDN Gayam 5.Dalam perjalanan menjadi guru sampailah pada jenjang kepala sekolah sejak Januari 2008 diangkat menjadi kepala sekolah di SD Prajekan Kidul 4 Kecamatan Prajekan Kabupaten Bondowoso. Suka duka menjadi kepala sekolah itu sudah biasa. Saya berkeyakinan segala sesuatu yang kita lakukan dengan benar dan ikhlas maka akan berjalan dengan lancar. Perjalanan hidup menjadi kepala sekolah sering menghadapi tantangan. Karena harus kita sadari bahwa dalam perjalanan hidup sebagai apa saja profesi kita pasti kita akan dihadapkan dengan berbagai masalah yang kadang – kadang memang sangat berat.Namun kita harus yakin bahwa di dalam sebuah masalah yang berat tersebut pasti ada hikmah, yang terkadang kita tidak mengerti sebelum kita mengalami masalah tersebut.Maka hadapi masalah tersebut dengan lapang dada dan tetap semangat juga dengan DOA .Secara pribadi banyak pengalaman yang saya alami namun dalam tulisan ini saya akan menulis pengalaman yang terkait dengan profesi saya yang tidak akan saya lupakan selama hidup saya. Ini juga bisa menjadi inspiratif untuk para pembaca bahwa doa itu kalau kita lakukan dengan sungguh–sungguh itu langsung di makbul oleh Allah.Saya menampilkan dua contoh kejadian yang menimpa saya.

Pada suatu hari di tahun 2010 saya dengan seorang guru bernama ibu Luluk pergi ke Bondowoso untuk mengambil pencairan dana BOS di Bank Jatim Bondowoso. Di hari itu sudah selesai kami pulang, tetapi kita mampir ke kantor BKD Bondowoso kebetulan suami saya(Adam) saat itu dinas di BKD.Uang Bos saat itu dipegang bendahara ibu Luluk hanya saat di BKD Bu Luluk menyerahkan sedikit tanggungan sekolah kepada kami. Kemudian kami pulang tidak bersama, bu luluk pulang terlebih dahulu. Dalam perjalanan pulang sampai di utara pom Bensin Prajekan tas saya yg ada di sepeda di jambret orang. Ya Allah betapa kagetnya saya dia jambret tas saya saat saya naik sepeda,Alhamdulillah saya tidak jatuh masih dilindungi Allah. Saat itu juga saya berhenti dan ada seseorang yang membantu menghubungi polisi. saat itu juga saya dengan polisi mengejar tetapi sudah tidak nutut untuk mengejar pencuri tersebut.Tas diambil pencuri adabuku surat – surat dan uang lebih kurang dua juta saat itu. Dengan kejadian itu saya kembalikan semua pada Allah bahwa ini semua pasti ada hikmahnya , namun saya tetap berharap tas itu kembali .Saya berdoa menangis kepada Allah setiap waktu sholat baik yang wajib ataupun sunnah. Saya mohon pada Allah tas, buku,dan surat – surat karena sangat penting bagi saya. Saya berdoa kepada Allah, biar uangnya diambil ya Allah tapi berkas lainnya jangan ya Allah .Alhamdulillah doa saya dikabulkan oleh Allah dua hari setelah kejadian itu.Saat saya rapat ada telpon dari orang Situbondo bahwa dia menemukan tas dan isinya. Betapa senangnya saya saat itu saya bersyukur pada Allah karena ada harapan tas saya kembali.Orang Situbondo tersebut tahu tentang saya karena dia membuka flasdist yang ada di tas dan membukanya disitulah dia tahu tentang saya.Dengan kejadian tersebut bertambah kuat keyakinan saya bahwa kalau kita memohon sungguh sungguh kepada Allah pasti dimakbul oleh Allah. Banyak hal yang terjadi dalam perjalanan hidup kita tetapi kalau semuanya yang terjadi kita sandarkan kepada Allah maka semuanya akan terasa lebih nyaman dalam mengarungi kehidupan ini.

Dalam perjalanan karier saya pada bulan September 2017 saya di mutasi ke SD Negeri Cangkring. Saat saya dapat satu minggu masuk sudah dihadapkan dengan berbagai macam persoalan diantaranya bantuan rehab gedung yang sudah selesai tidak diterima oleh komite tetapi semuanya dapat terselesaikan dengan baik dengan beberapa kali petemuan antara komite sekolah dan Dinas PendidikandanKebudayaan KabupatenBondowoso.

Akhir bulan Desember sekolah kami mendapat ujian dengan adanya pemeriksaan BPK.Sekolah kami menjadi sample pemeriksaandi kecamatan olehBPK. Sekolah dianggap salah karena tidak dapat menunjukkan pertanggung jawaban tentang BOS yang berupa SPJ. Sekolah kami hanya menyelesaikan dua triwulan .Sekolah memang salah tidak mengerjakan SPJ triwulan tiga dan empat karena permintaan dinas yang selalu berubah – ubah dan yang diminta adalah laporan ringkas sehingga kami belum selesai .Pada saat itu tidak hanya sekolah kami yg belum menyelesaikan SPJ tetapi semua sekolah sekabupaten belum menyelesaikan SPJ.SPJ hanya ada di laptop belum di print dan nota masih ada di dalam plastik,itulah kesalahan sekolah kami dan ini tidak dimaafkan oleh BPK.
Setelah kejadian hari itu kami disuruh menggarap laporan yang dua triwulan. Sudah selesai kami garap tetapi masih tidak dianggap sehingga kami terkena sangsi harus mengembalikan uang dua triwulan dengan jumlah murid 118 siswa. Pada awalnya kami tenang karena dinas mengatakan tidak akan terjadi sanksi pengembalian uang tetapi betapa terkejutnya kami saat rapat kami di telpon oleh bu Anik manager bos bahwa saya harus menghadap dinas hari itu juga. Saat itu juga kami berangkat ke Dinas Bondowoso. Betapa terkejutnya saya karena besok hari saya harus menyiapkan uang sebesar dua triwulan tersebut. Saat sholat saya mengadu dan menangis kepada Allah dari mana saya mengumpulkan uang sebanyak itu. Uang yang tidak pernah saya pakai secara pribadi dan harus saya kembalikan kepada negara, walaupun dalam kenyataannya uang itu sudah dibelanjakan untuk kepentingan sekolah.Tangis dan doa saya dimakbul Allah saat itu di rumah bapak Suparto Sekertaris Dinas Pendidikan , saya ingat seorang teman saat itu juga saya menelpon teman tersebut bahwa saya perlu bantuan hari itu juga. Dengan keridhoan Allah teman tersebut siap membantu berapapun yang saya butuhkan katanya. Ya Allah terimakasih ya Allah mengabulkan doa hambanya yang sungguh – sungguh memohon. Begitu juga doa hambanya yang teraniaya. Banyak hal yang bisa kami buat contoh tentang terkabulnya doa ,hanya kami ambil dua contoh yang terkait dengan tugas dinas.
Dari dua cerita yang kami paparkan jelas bagi kita bahwa kita hidup tidak akan lepas dari segala permasalahan dimana kita berada ,hanya semua permasalahan yang terjadi pada kita harus kita hadapi dengan lapang dada,sabar dan yang utama kita berdoa memohon kepada Allah untuk memberi jalan keluar sehingga kita terasa ringan dalam menjalani kehidupan ini.Kita harus ingat dan percaya bahwa Allah pasti mendengar doa kita dan akan mengabulkan doa kita yang penting kita berdoa dengan sunguh sungguh.Trimakasih kepada teman- teman yang telah membaca tulisan ini mudah- mudahan menjadi tambahan inspirasi agar ibadah kita bertambah baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *